Bali adalah salah satu tempat sebagai tujuan pariwisata. Bali sudah terkenal di hampir di seluruh dunia. Setiap tahunnya jutaan orang mengisi liburannya ke bali. Baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Di bali sektor yang paling diunggulkan adalah sektor pariwisata. Dari pariwisata masyarakat juga banyak terbantu khususnya di bagian ekonomi dan menjadi kebaangaan bagi Indonesia karna bali sangat terkenal hamper di seluruh dunia. Bali sebagai tujuan pariwisata tidak terlepas dari kehidupan masyarakat bali yang menjalankan konsep tri hitha karana yang mana dalam konsep tersebut bali menjaga hubungan baik antara manusia dengan sang pencipta, menjaga hubungan baik antara manusia dengan lingkungan atau alam bali, dan menjaga hubungan baik antara manusia dengan sesama manusia. Dengan menjalankan konsep tersebut bali memiliki alam yang indah, lingkungan yang terjaga, keharmonisan, dan juga keramah tamahan dan itulah yang membuat orang orang ataupun wisatawan senang datang ke bali. Budaya bali juga menjadi salah satu daya tari wisatawan yang datang ke bali. Kebudayaan bali yang di tekuni dari turun temurun yang memiliki banyak makna, banyak seni, dan kesakralan sangat di minati oleh wisatawan yang datang ke bali. Dan bahkan kesenian tersebut diplajari oleh para wisatawan yang datang ke bali. Di samping kebudayaan ada lingkungan ataupun atau keadaan alam yang sangat indah. Bali dianugrahi dengan keadaan alam ataupun lingkungan yang indah yang tidak luput karena konsep tri hita karana tersebut. Dai dalam lingkungan yang indah juga terdapat objek wisata yang dimiliki oleh bali. Objek wisata di bali hamper tersebar di seluruh daerah bali dan beberapa objek wisata tersebut adalah sebagai berikut di daerah selatan pulau bali terdapat objek wisata pura uluwatu. Pura uluwatu selain sebagai tempat persembahyangan pura uluwatu juga deminati oleh wisatawan yang berkunjung ke bali. Pura uluwatu terletak di daerah uluwatu, kuta selatan kabupaten badung. Selanjutnya adalah di daerah gianyar. Beberapa tempat wisata di daerah gianyar diantaranya ubud. Kawasan sentral Ubud merupakan tempat yang selalu ramai wisatawan, di kawasan ini terdapat pasar seni, menjual beraneka macam kerajinan lokal, mulai dari pernak-pernik, lukisan, anyaman, serta pakaian ciri khas Bali bisa anda temukan dengan mudah. Tegalalang Pemandangan sawah terasering di desa Ceking ini dikenal juga dengan nama Ceking Rice Terrace. Sawah berundak menyuguhkan pemandangan alam asri, selain anda bisa menyaksikan pemandangan sawah indah dan unik, juga bisa berinnteraksi dengan para petani yang sedang menggarap sawahnya ataupun sedang menacari rumput untuk pakan ternak mereka. Bali safari and marine park.selautnya ada Objek wisata di Gianyar ini memang menjadi tujuan tour di Bali, bangunan kuno di Goa Gajah ini menjadi peninggalan sejarah yang sangat dilestarikan. Ciri khas dari tempat wisata ini adalah sebuah gua buntu yang mana pada bagian mulut terdapat ukiran Boma, bagian lorong gua berbentuk huruf T dengan lebar dan tinggi sekitar 2 meter, pada ujung-ujung lorong terdapat arca Ganesha dan 3 buah lingga, dan sebuah cerukan diperkirakan sebagai tempat pertapaan, para Bhiksu Budha. Pada halaman pura juga terdapat areal petirtan dengan 7 buah patung, masing-masin patung memegang guci air mengalir ke kolam. Lokasinya di dekat tebing sungai yang menyuguhkan pemandangan.




Lokasinya di Kecamatan Tampaksiring, Gianyar, berdekatan dengan Istana Presiden Tampasiring. Selain keberadaan pura juga ada kolam ikan, taman-taman tertata rapi dan juga sebuah pemandian suci bagi pemeluk agama Hindu di Bali. Oleh warga Hindu diyakini kolam tersebut bisa membersihkan aura negatif yang berada dalam tubuh dan pikiran. Sehingga pada saat-saat hari suci dalam kalender Hindu Bali seperti Banyupinaruh, Pagerwesi dan Purnama (bulan penuh), pemandian suci tersebut dipadati oleh warga Hindu. Airnya bersumber dari mata air alam yang berada di dalam pelataran utama pura. Keberadaan pura Tirta Empul tersebut erat kaitannya dengan mithologi Raja Maya Denawa yang tewas di tangan Dewa

Air terjun di Gianyar ini menjadi salah satu air terjun yang paling dekat dengan bandara ataupun kawasan pariwisata Bali Selatan seperti Kuta maupun Nusa Dua. Akses ke lokasi cukup mudah, berada di Kecamatan Sukawati. Dari kejauhan anda sudah mendengar gemuruh air terjun ini, walaupun tidak begitu tinggi, namun debit airnya cukup besar. Pada dataran tinggi disediakan sebuah gazebo sebagai tempat bersantai sambil menyaksikan keindahan air terjun Tegenungan dari jauh, sejumlah warung berada di tepi jurang menyuguhkan pemandangan lembah, sungai dan air terjun. Untuk mencapai lokasi anda harus menyusuri beberapa anak tangga dan jalan setapak, sekitar 200 meter. Tingginya sekitar 15 meter dan satu-satunya air terjun yang berada di dasar lembah.




